Seorang bayi Palestina dilaporkan meninggal di rumah sakit pada hari
Jumat malam (24/9) kemarin, sebagai akibat dari tembakan gas air mata di
pinggiran utara Yerusalem, atau tepatnya di Eisaweyyah.
Sebuah sumber di Yerusalem memberitahu Palestine Information Center
bahwa Muhammad Abu Sneimah yang baru berusia 12 bulan dibawa ke rumah
sakit. Ia dibawa setelah menderita kesulitan bernapas akibat menghirup
gas air mata yang ditembakkan secara ekstensif oleh pasukan Israel yang
menyerang Eisaweyyah pada Kamis malam.